Minggu, 12 Januari 2014

Sebuah Kesalahan

Aku tidak tahu sejak kapan dan bagaimana, engkau menjadi salah satu alasan terbesar ku untuk pergi sekolah. Melihat wajah-mu dari kejauhan, melihat senyum-mu dari kejauhan, melihat cara-mu tertawa dengan temanmu dari kejauhan, sangat cukup membuat gembira. Sudah lama kukagumi wajah rupawan-mu, sudah lama sekali.

Tidak pernah sekalipun terpikir oleh ku untuk bisa dekat denganmu. Aku tidak terlalu ingat awalnya, sampai kita bisa sangat dekat seperti ini. Ingin aku menjadikan kata "aku" dan "kamu" menjadi "kita", tapi ternyata hal itu tak semudah yang aku bayangkan, karena aku memiliki dia.

Ini merupakan suatu kesalahan, aku jatuh terlalu dalam, dan hal itu menyulitkan kita bertiga. Aku tau ini salah. Saat pikiran mu bertarung dengan hatimu, saat yang kau ucapkan berbeda dengan yang kau rasakan. Ini semua salah

they said "you have to choose one" tapi tidak semudah itu, aku bahagia dengan kondisi seperti ini, tapi aku egois, karena aku tidak memikirkan perasaan kalian. Aku tau ini berat, aku tidak tahu sampai kapan, rasa suka yang terus berkembang ini memberi suatu kebahagiaan dan kesakitan pada saat yang bersamaan.

------------------------------a----------------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar